Ini Boyband Atau Apa?

Halo semuanya, apa kabar? Saya harap semuanya dalam kondisi sehat wal afiat. Kali ini saya mau membagikan foto yang diambil oleh teman saya di sela-sela kegiatan pengambilan album kenangan kelas 9-B SMP Negeri 1 Pati. Yah, karena saya dan teman-teman yang belum mendapat giliran pengambilan gambar ya sudah, foto-foto sendiri dulu. Sebenarnya Ada banyak foto yang saya dan teman-teman ambil sendiri untuk koleksi saya dan teman-teman saya, namun baru 2 foto yang baru sempat di upload. Sekedar info nih, saya yang apaki baju biru. :mrgreen: Bagaimana menurut anda? Heheee……

HYAAA

Ini Boyband Atau Apa?

Ini sbenarnya saya dan teman-teman di imajinasinya kayak sedang ritual atau ngeluarin jurus begitu lho. Teman saya yang di tengah itu dia ceritanya seperti seseorang yang akan disegel atau ditahan oleh teman-temannya sendiri, atau bisa juga kalau dia itu sedang bersiap menerima kekuatan tambahan dari teman-temannya. Secara jelas maksudnya apa saya sendiri juga kurang ngerti, pokonya intinya saya dan teman-teman itu sedang melakukan sejenis ritual untuk mengeluarkan sebuah jurus. :mrgreen:

Jari Kelingking1

Kelompok Jari Kelingking

Geng jari keligking, kelompok/geng paling nggak jelas di kelas saya. Geng ini tidak pernah melakukan kejahatan. Yah, hanya sebuah bentuk ikatan persahabatan begitulah. Belajar bareng, ngobrol bareng, makan bareng, tolong menolong, dan jahil-menjahili, ya begitulah paling yang kami lakukan. Oh ya, setiap mau belajar bareng atau ngerjain tugas, pasti kita selalu persiapan puluhan permen dan snack untuk menemani belajar, seolah-olah hal tersebut telah menjadi konvensi atau peraturan tak tertulis yang selalu dilakukan di kelompok ini.

Photo0107

Saya Lagi Narsis, hehee…

Photo0108

Saya dan salah satu teman saya

UDATED!!!!!!!!! :

Saya tambahkan 4 foto lagi, Yang satu saya dan teman-teman cowok saya, yang dua pose bela diri pakai laptop atau apalah itu, yang satu lagi saya sendiri lagi narsis. :mrgreen: Ngomong-ngomong, kaki saya pendek ya?

Melindungi diri dengan laptop

Melindungi diri dengan laptop

Boyband Lagi Kah? :O

Boyband Lagi Kah? :O

Melindungi Diri dengan laptop -2-

Melindungi Diri dengan laptop -2-

Pose Bareng Panda Teman Saya

Pose Bareng Boneka Panda Teman Saya

Oke, sekian dulu yang saya bagikan untuk kali ini. Silahkan jangan malu-malu untuk berkomentar, dan terimakasih atas kunjungan anda. :mrgreen:

Iklan

Antara Globalisasi dan Gombalisasi

Global-SEO

Halo-halo semua, di malam ini ketika saya belum bisa tidur kini saya akan membagikan apa yang ada di pikiran saya saat ini. Kebetulan tadi pagi saya mendapat inspirasi untuk menulis tulisan ini ketika pelajaraan IPS, akan tetapi baru kali ini sempat saya tulis. Memang, kali ini saya akan membahas hungungan antar dua hal yang terdengar mirip, namun berbeda dengan cara saya sendiri. Globalisasi dan Gombalisasi, sekarang apasih Globalisasi dan Gombalisasi itu? oke, sebelum mengetahui hungan dari dua hal ini mari kita ketahui dulu definisinya. :mrgreen:

  • Definisi Globalisasi menurut Septian Adhi Tama : Adalah suatu proses mendunianya segala hal, seolah-olah dunia semakin kecil dan menghilangnya batas-batas geografis antar-negara yang didukung dengan kemajuan IPTEK terutama teknologi informasi dan komunikasi baik mediacetak maupun elektronik.
  • Definisi Gombalisasi menurut Septian Adhi Tama : Adalah suatu proses menyebarnya segala hal yang berbau gombal, atau segala sesuatu seperti kata-kata dan kalimat yang bertujuan untuk menarik perhatian, memberikan rayuan, janji, dan ¬†kampanye yang belum bisa dipastikan kebenarannya dan pelaksanaannya kelak.

Nah, setelah mengetahui pengertian Globalisasi dan Gombalisasi menurut Septian Adhi Tama, sekarang waktunya kita membahas hubungan keduanya. Tidak dapat dipungkuri bahwa kemajuan IPTEK kini semakin mempermudah unutuk menyebarkan segala sesuatu yang ingin disebarkannya. Seprti yang saya dan mungkin juga anda lakukan saat ini.

Begitu juga pengaruh kemajuan IPTEK terhadap Gombalisasi, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi ini akhirnya membuat kata-kata rayuan gombal, janji-janji dan kampanye gombal, dan segala sesuatu yang bersifat gombal semakin mudah menyebar. Coba saja lihat di berbagai jejarig sosial seperti Facebook, dan Twitter, pasti anda pernah menemukan atau bahkan mungkin sering menemukan status-status bernada gombal. Selain itu sms-sms yang bernada gombal pun terkadang juga menyebar. Tayangan di televisi sekarang pun tidak jarang yang berisi praktik-praktik gombalisasi. Malah sempat ada juga acara televisi yang berjudul “Raja Gomb*l” di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia.

Gombalilasi ini begitu mematikan, sangat berbahaya apabila kita tidak berhati-hati. Coba saja anda lihat di lingkungan sekitar anda, banyak orang-orang tertipu, terjerumus ke hal-hal yang tidak benar karena praktik gombalisasi yang tidak dipertanggung jawabkan. Memang benar-benar berbahaya apabila pelaku gombalisasi sudah profesional, dia menipu bisa sama sekali tak terlihat kebohongannya. Apalagi begitu banyak media yang bisa digunakan untuk menyebarkan sekaligus belajar menggombal, membuat semakin banyak orang yang berminat untuk menjadi pelaku gombalisasi. Coba saja anda ketikkan keyword “Kata Gombal Maut”, “Rayuan Gombal Maut”, dan segala sesuatu hal dengan kata gombal. Maka akan banyak sekali hasil-hasil yang memuat kata-kata gombal.

snapshot2

snapshot1

Nah, sudah lihat kan. Betapa Globalisasi kini turut serta dalam Gombalisasi,jadi pada intinya Gombalisasi dapat disebarkan dengan lebih mudah dengan terjadinya Globalisasi. Atau bisa  disebut juga Gombalilasi juga merupakan bagian suatu hal yang dapat mendunia atau disebarkan melalui  Globalisasi.

Tentunya segala sesuatu di dunia ini memiliki dampak positif dan negatif, termasuk Gombalisasi dan Globalisasi oleh karena itulah kita perlu bersifat kritis dan selektif dalam menghadapinya. Jika kita tidak selektif ya itu tadi akibatnya, bisa-bisa kita terjerumus ke dalam hal-hal negatif, tertipu, dan sebagainya.

Oke, sekian tulisan saya kali ini. Puas rasanya setelah menuangkan isi pikiran saya. Yah, harapan saya semoga kita bisa menjadi manusia yang hebat. Manusia yang bisa menghadapi segala sesuatu dengan bijak, bersikap kritis dan selektif terhadap segala sesuatu. Juga jangan lupa, behati-hatilah dengan segala jenis gobalisasi di masa kini. Terimakasih atas kunjungan anda di blog ini. :mrgreen: