Diakui Google Sebagai Cowok Keren

Hallo lagi, hallo lagi. Di malam kali ini sebelum tidur ditemani dengan irama musik instrumental lagu “replica” dari Nagi Yanagi, saya mau posting atau share sedikit tentang hal ga penting lagi nih. Seperti biasa, sesuai judul saya merasa seperti di akui Google sebagai “Cowok Keren”

Nah, sumber dari hal itu adalah ketika saya sedang mengecek summary stats pengunjung blog ini, saya juga lihat di bagian Search Engine Terms saya lihat ada yang menggunakan kata pencarian “Cowok Keren Di Facebook”, dan Alhamdulillah, berkat pengakuan google, satu pengujung nyasar di blog saya. hahaaa… :mrgreen:

Cowok Keren Di Facebook

Cowok Keren Di Facebook

Yah, saya kira sekian dulu yang saya bagikan. Sekalai lagi tiada bosannya saya ucapkan terimakasih atas waktu anda untu berkunjung dan membaca blog ini. Terimakasih. 😀

Antara Globalisasi dan Gombalisasi

Global-SEO

Halo-halo semua, di malam ini ketika saya belum bisa tidur kini saya akan membagikan apa yang ada di pikiran saya saat ini. Kebetulan tadi pagi saya mendapat inspirasi untuk menulis tulisan ini ketika pelajaraan IPS, akan tetapi baru kali ini sempat saya tulis. Memang, kali ini saya akan membahas hungungan antar dua hal yang terdengar mirip, namun berbeda dengan cara saya sendiri. Globalisasi dan Gombalisasi, sekarang apasih Globalisasi dan Gombalisasi itu? oke, sebelum mengetahui hungan dari dua hal ini mari kita ketahui dulu definisinya. :mrgreen:

  • Definisi Globalisasi menurut Septian Adhi Tama : Adalah suatu proses mendunianya segala hal, seolah-olah dunia semakin kecil dan menghilangnya batas-batas geografis antar-negara yang didukung dengan kemajuan IPTEK terutama teknologi informasi dan komunikasi baik mediacetak maupun elektronik.
  • Definisi Gombalisasi menurut Septian Adhi Tama : Adalah suatu proses menyebarnya segala hal yang berbau gombal, atau segala sesuatu seperti kata-kata dan kalimat yang bertujuan untuk menarik perhatian, memberikan rayuan, janji, dan  kampanye yang belum bisa dipastikan kebenarannya dan pelaksanaannya kelak.

Nah, setelah mengetahui pengertian Globalisasi dan Gombalisasi menurut Septian Adhi Tama, sekarang waktunya kita membahas hubungan keduanya. Tidak dapat dipungkuri bahwa kemajuan IPTEK kini semakin mempermudah unutuk menyebarkan segala sesuatu yang ingin disebarkannya. Seprti yang saya dan mungkin juga anda lakukan saat ini.

Begitu juga pengaruh kemajuan IPTEK terhadap Gombalisasi, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi ini akhirnya membuat kata-kata rayuan gombal, janji-janji dan kampanye gombal, dan segala sesuatu yang bersifat gombal semakin mudah menyebar. Coba saja lihat di berbagai jejarig sosial seperti Facebook, dan Twitter, pasti anda pernah menemukan atau bahkan mungkin sering menemukan status-status bernada gombal. Selain itu sms-sms yang bernada gombal pun terkadang juga menyebar. Tayangan di televisi sekarang pun tidak jarang yang berisi praktik-praktik gombalisasi. Malah sempat ada juga acara televisi yang berjudul “Raja Gomb*l” di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia.

Gombalilasi ini begitu mematikan, sangat berbahaya apabila kita tidak berhati-hati. Coba saja anda lihat di lingkungan sekitar anda, banyak orang-orang tertipu, terjerumus ke hal-hal yang tidak benar karena praktik gombalisasi yang tidak dipertanggung jawabkan. Memang benar-benar berbahaya apabila pelaku gombalisasi sudah profesional, dia menipu bisa sama sekali tak terlihat kebohongannya. Apalagi begitu banyak media yang bisa digunakan untuk menyebarkan sekaligus belajar menggombal, membuat semakin banyak orang yang berminat untuk menjadi pelaku gombalisasi. Coba saja anda ketikkan keyword “Kata Gombal Maut”, “Rayuan Gombal Maut”, dan segala sesuatu hal dengan kata gombal. Maka akan banyak sekali hasil-hasil yang memuat kata-kata gombal.

snapshot2

snapshot1

Nah, sudah lihat kan. Betapa Globalisasi kini turut serta dalam Gombalisasi,jadi pada intinya Gombalisasi dapat disebarkan dengan lebih mudah dengan terjadinya Globalisasi. Atau bisa  disebut juga Gombalilasi juga merupakan bagian suatu hal yang dapat mendunia atau disebarkan melalui  Globalisasi.

Tentunya segala sesuatu di dunia ini memiliki dampak positif dan negatif, termasuk Gombalisasi dan Globalisasi oleh karena itulah kita perlu bersifat kritis dan selektif dalam menghadapinya. Jika kita tidak selektif ya itu tadi akibatnya, bisa-bisa kita terjerumus ke dalam hal-hal negatif, tertipu, dan sebagainya.

Oke, sekian tulisan saya kali ini. Puas rasanya setelah menuangkan isi pikiran saya. Yah, harapan saya semoga kita bisa menjadi manusia yang hebat. Manusia yang bisa menghadapi segala sesuatu dengan bijak, bersikap kritis dan selektif terhadap segala sesuatu. Juga jangan lupa, behati-hatilah dengan segala jenis gobalisasi di masa kini. Terimakasih atas kunjungan anda di blog ini. :mrgreen: