Once We Accept Our Limits, We Go Beyond Them

Hallo semuanya, rasanya sudah lama sekali saya tidak nge-blog. Lagi-lagi karena berbagai kesibukkan saya. 🙄 Yah, kali ini saya kembali dengan membawa suatu Quote yang saya dapatkan dari wallpaper laptop saya. :mrgreen: Yup, ini dia Quote-nya :

Ubuntu 12.04 With Cinnamon and Docky

Ubuntu 12.04 With Cinnamon and Docky

“Once We Accept Our Limits, We Go Beyond Them”

“Sekali kita menerima kekurangan kita, maka kita melewatinya”

Yap, itu dia Quote-nya. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk kita semua untuk mensyukuri dan menerima apa yang ada di dalam diri kita sendiri. Karena semua itu merupakan karunia Tuhan yang harus kita syukuri. Ya, di balik semua kekurangan yang ada pada diri kita, pasti ada kelebihan yang benar-benar luar biasa yang Tuhan telah berikan pada kita. Tuhan itu Maha Adil, pasti telah menyiapkan segala yang terbaik untuk kita. 🙂

Menerima kekurangan berarti kita juga mensyukurinya. Nah, ibu saya sering bilang pada saya bahwa orang yang selalu bersyukur akan selalu ditambah kenikmatannya oleh Tuhan, berarti sangat tepat kan bahwa ketika kita menerima kekurangan kita, maka kita telah melewatinya. 🙂

Quote ini juga akhirnya menjadi tema desktop ubuntu 12.04 LTS saya, kebetulan saya menemukan quote ini juga dari wallpaper yang saya download entah darimana saya lupa, dan saat ini saya jadikan wallpaper saya. :mrgreen: Sekalian saya mau pamer desktop Ubuntu saya dengan DE Cinnamon dan Conky.

Ubuntu 12.04 with Cinnamon, Docky, and Archey on terminal

Ubuntu 12.04 with Cinnamon, Docky, and Archey on terminal

Ubuntu 12.04 with Cinnamon and Nemo File Manager

Ubuntu 12.04 with Cinnamon and Nemo File Manager

 

Oke, itu dia sedikit Quote yang saya sampaikan kepada anda semua, semoga posting kali ini bisa menginspirasi kita semua untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan menerima segala kekurangan yang kita miliki. Sekian dari saya, terimakasih atas waktu dan kunjungannya. :mrgreen:

CLBK Dengan Ubuntu

new-ubuntu-logo

Hallo semuanya? Apa kabar?

Kali ini saya akan berbagi cerita tentang sistem operasi yang saya gunakan pada laptop saya. Oke, setelah sekian lama menggunakan sistem operasi dengan Desktop Enviroment KDE, yaitu Netrunner 12.12.1, tiba-tiba saya merasa mulai rindu dengan tampilan desktop berbasis GTK. Selain itu saya mulai tertarik untuk mencoba menggunakan software sistem monitoring Conky.

Akhirnya karena rasa rindu dan ingin belajar mengenai conky saya memutuskan untuk menginstall kembali sistem operasi Ubuntu di laptop saya. Namun, saya malas mendownload versi stabil yang paling baru yaitu versi 13.04 mengingat sekitar dua bulan lagi versi 13.10 keluar.  Akhirnya saya memutuskan untuk menginstall versi Long Term Suport (LTS) yaitu Ubuntu 12.04 LTS Precise Pangolin.

Setelah proses instalasi saya pun langsung mengupdate dan menginstall beberapa program yang diperlukan. Saya pun sibuk mengotak-atik tampilan desktopnya. Saya juga mencoba untuk menambahkan conky ke desktop saya, dan Alhamdulillah percobaan pertama saya berhasil. Selain itu saya juga menambahkan sesi desktop Cinnamon dan Gnome Shell.

Berikut ini dia tampilan desktop ubuntu saya, masih standart sih. Maklum masih belajar. 😛

Tampilan Desktop Unity Dengan Conky

Tampilan Desktop Unity Dengan Conky

Tampilan Desktop Unity saya dengan archey dan conky (Font belum di edit)

Tampilan Desktop Unity saya dengan archey dan conky (Font belum di edit)

Tampilan Desktop Cinnamon dengan conky

Tampilan Desktop Cinnamon dengan conky

Desktop Cinnamon dengan nemo

Desktop Cinnamon dengan nemo

Screenshot from 2013-08-20 00:30:18

Desktop Cinnamon dengan archey dan conky

Nah, itu dia tampilan desktop Ubuntu saya. Sebenarnya saya masih mencoba untuk mengubah tampilan desktop saya untuk menjadi lebih baik lagi. Selain itu rencananya nanti saya akan membagikan sedikit ilmu tentang konfigurasi conky. 😀

Baiklah, saya kira sekian dulu posting saya kali ini. Terimakasih telah berkunjung dan membaca isi blog ini. 😀