Takdir Pertemukan Saya Dengan Linux

Linux-logo-without-version-number-banner-sizedAssalamu’alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan kisah pertama saya di website ini. Kisah ini akan bercerita mengenai pengalaman ketika takdir mempertemukan saya dengan sesuatu yang sampai sekarang begitu saya sukai, yaitu Linux.

Oke, jadi, kira-kira kisah ini berawal sejak sekitar bulan November tahun 2010 saat saya masih duduk di kelas 7 SMP. Saat itu saya sedang mengerjakan tugas sekolah di netbook saya menggunakan Wind*ws 7 dan Micros*ft Offic* 2007. Saat sedang seriusnya saya mengerjakan tugas tiba-tiba laptop saya mengalami . . .

Baca Selengkapnya di sini . . .

Mengurangi Konsumsi RAM Mozilla Firefox

Hello, hello . . . 😀

Apa kabar semuanya? Setelah sekian lama hiatus dari kegiaran blogging, akhirnya saya kembali lagi mengurus blog kesayangan saya ini. Heheee . . . 😀

Setelah semua kesibukan yang saya jalani selama ini akhirnya saya memiliki kesempatan, kekuatan, dan ide baru untuk menulis lagi di blog ini.

Kali ini saya mau berbagi mengenai tips dan trik tentang “Mengurangi Konsumsi RAM Mozilla Firefox”. Yup, siapa sih yang ga kenal dengan Mozilla Firefox, browser yang satu ini memang merupakan salah satu browser paling populer dan paling banyak dipakai oleh banyak pengguna internet di dunia karena berbagai keunggulannya baik dari segi fitur maupun faktor keamanan. Apakah anda merupakan pengguna setia browser ini juga? Jika iya, pernahkah anda merasa komputer anda terasa berjalan lebih lambat saat anda browsing dengan Mozilla Firefox, atau konsumsi RAM Firefox anda terlampau banyak?

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa anda lakukan untuk  mengurangi konsumsi RAM pada Mozilla Firefox anda :

  1. Buka Mozilla Firefox, ketikkan “about:config” pada address bar.Screenshot from 2015-03-13 09:53:47
  2. Tekan enter, lalu ketika muncul halaman peringatan, klik “I’ll be carefull, I promise”Screenshot from 2015-03-13 09:56:24
  3. Setelah terbuka, ketik “browser.cache”Screenshot from 2015-03-13 10:02:50
  4. Kemudian klik dua kali pada ‘browser.cache.disk.capacity’, lalu ganti angka yg tertera (secara default angka yang tertera adalah 358400), dengan angka yang anda inginkan menyesuaikan kapasitas RAM anda. Screenshot from 2015-03-13 10:09:51
  5. Sebagai saran apabila RAM anda berkapasitas sekitar 512MB-1GB, cukup isikan angka 15000. Tapi kalau saya pribadi sih saya ganti dengan angka 50000 karena kapasitas RAM saya 4GB . Intinya cukup sesuaikan saja dengan kapasitas RAM anda. 😀
Screenshot from 2015-03-13 10:16:26

Tampilan konfigurasi yang sudah diganti

Nah, itu dia seditik tips n trik untuk mengurangi konsumsi RAM Mozilla Firefox, selamat mencoba, dan semoga bermanfaat.

Terimakasih atas waktu yang anda luangkan untuk berkunjung dan membaca tulisan abal-abal di blog abal-abal saya ini 😀

Sumber : Majalah CHIP Edisi Juni 2014

Menjalankan Turbo Pascal di Segala Sistem Operasi Dengan Dosbox

Hallo semuanya? Apa kabar? Kabar baik kan? Sudah begitu lama saya tidak mengupdate blog tercinta ini. Berbagai kegiatan dan aktivitas di sekolah membuat saya harus menunda hasrat untuk terjun ke dunia blog lagi. Akhirnya kini tiba saatnya ketika otak saya dipenuhi ide untuk sebuah artikel baru, dan hati yang dipenuhi semangat untuk menulis. Yah, kali ini saya akan berbagi sedikit ilmu tentang bagaiman menjalankan program Turbo Pascal di berbagai sistem operasi, baik itu Windows 7 64 bit, Windows 8, Windows 8.1, atau bahkan sistem operasi berbasis Linux. 😎 Sebelumnya, apa sih yang dinamakan dengan Turbo Pascal itu? Bagi anda yang belum tahu Turbo Pascal merupakan sebuah sistem pengembangan perangkat lunak yang terdiri atas kompiler dan lingkungan pengembangan terintegrasi (dalam bahasa inggris: Integrated Development Environment – IDE) atas bahasa pemrograman pascal untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, yang dikembangkan oleh Borland pada masa kepemimpinan Philippe Kahn. 😎 Nah, sedikit cerita beberapa waktu yang lalu saya  dan teman-teman mendapatkan tugas dari guru saya di sekolah untuk mmenginstall program Turbo Pascal di laptop masing-masing karena materi kami pada saat itu memanglah pemrograman Pascal, dan ternyata setelah saya install di laptop saya yang saat itu saya menggunakan sistem operasi Windows 8 64bit (triple boot dengan manjaro linux dan ubuntu), aplikasi tersebut tidak compatible dengan sistem operasi yang saya gunakan sehingga tidak bisa jalan. Tidak hanya Windows 8 64bit, teman-teman saya yang menggunakan sistem operasi Windows 7 64bit dan Windows 8 32bit tidak bisa menjalankan program Turbo Pascal tersebut . Hanya mereka yang menggunakan sistem operasi Windows 7 32 bit yang berhasil menginstallnya. 🙂 Akhirnya, saya dan teman-teman pun mencari solusi atas permasalahan kami ini, dan kami menemukan sang penyelamat yang bernama “DosBOX“. Dos Box adalah suatu aplikasi opensource yang berupa DOS-emulator. Baiklah langsung saja ke inti permasalahan, berikut ini ialah langkah-langkah yang perlu anda lakukan untuk menjalankan Turbo Pascal via DosBOX :

  1. Jika belum memiliki program Turbo pascal silahkan download dengan cara klik disini.
  2. Download aplikasi DosBOX disini. Lalu install seperti biasa sesuai dengan sistem operasi yang anda gunakan.
  3. Setelah itu silahkan ekstrak file Turbo Pascal yang telah anda Download, dan tempatkan di direktori yang anda suka. Sebagai contoh saya menempatkan folder PASCAL di drive C: .
  4. Setelah itu buka program DosBOX, lalu ketikkan pertintah: “MOUNT C: \PASCAL\” (ket: tanpa tanda petik)
  5. Jika sudah ketikkan perintah “C:” (ket: tanpa tanda petik) untuk masuk ke direktori \PASCAL\ yang sudah anda mount sebagi drive C:
  6. Kemudian ketikkan perintah “TURBO.exe” (ket: tanpa tanda petik), untuk mejanlankan program Turbo Pascal.
  7. Dan Selamat! Anda telah berhasil menjalankan program Turbo Pascal melalui DosBOX! 😀

Nah itu tadi langkah-langkah untuk sistem operasi berbasis windows. Untuk anda yang menggunakan  sistem operasi berbasis Linux langkahnya sama saja, hanya anda perlu menyesuaikan perintah untuk memount direktori tempat program Turbo Pascal berada dengan direktori anda meletakannya. Jadi misalkan anda telah mengekstrak file program Turbo Pascal dan menempatkan folder PASCAL nya di direktori /home anda, maka tinggal ketik saja perintah “MOUNT C: ~/PASCAL/”, (ket: tanpa tanda petik). Sedangkan langkah selanjutnya sama dengan langkah-langkah yang harus dilakukan pada sistem operasi windows. 😀 Oke, saya kira itu dulu yang saya sampaikan kali ini. Semoga ilmu ini bermanfaat bagi kita semua. Apabila ada pertanyaan silahkan saja tuliskan di kolom komenntar, akan saya jawab sesuai  kemampuan saya. Sampai Jumpa! 😀

Once We Accept Our Limits, We Go Beyond Them

Hallo semuanya, rasanya sudah lama sekali saya tidak nge-blog. Lagi-lagi karena berbagai kesibukkan saya. 🙄 Yah, kali ini saya kembali dengan membawa suatu Quote yang saya dapatkan dari wallpaper laptop saya. :mrgreen: Yup, ini dia Quote-nya :

Ubuntu 12.04 With Cinnamon and Docky

Ubuntu 12.04 With Cinnamon and Docky

“Once We Accept Our Limits, We Go Beyond Them”

“Sekali kita menerima kekurangan kita, maka kita melewatinya”

Yap, itu dia Quote-nya. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk kita semua untuk mensyukuri dan menerima apa yang ada di dalam diri kita sendiri. Karena semua itu merupakan karunia Tuhan yang harus kita syukuri. Ya, di balik semua kekurangan yang ada pada diri kita, pasti ada kelebihan yang benar-benar luar biasa yang Tuhan telah berikan pada kita. Tuhan itu Maha Adil, pasti telah menyiapkan segala yang terbaik untuk kita. 🙂

Menerima kekurangan berarti kita juga mensyukurinya. Nah, ibu saya sering bilang pada saya bahwa orang yang selalu bersyukur akan selalu ditambah kenikmatannya oleh Tuhan, berarti sangat tepat kan bahwa ketika kita menerima kekurangan kita, maka kita telah melewatinya. 🙂

Quote ini juga akhirnya menjadi tema desktop ubuntu 12.04 LTS saya, kebetulan saya menemukan quote ini juga dari wallpaper yang saya download entah darimana saya lupa, dan saat ini saya jadikan wallpaper saya. :mrgreen: Sekalian saya mau pamer desktop Ubuntu saya dengan DE Cinnamon dan Conky.

Ubuntu 12.04 with Cinnamon, Docky, and Archey on terminal

Ubuntu 12.04 with Cinnamon, Docky, and Archey on terminal

Ubuntu 12.04 with Cinnamon and Nemo File Manager

Ubuntu 12.04 with Cinnamon and Nemo File Manager

 

Oke, itu dia sedikit Quote yang saya sampaikan kepada anda semua, semoga posting kali ini bisa menginspirasi kita semua untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan menerima segala kekurangan yang kita miliki. Sekian dari saya, terimakasih atas waktu dan kunjungannya. :mrgreen: