Berusaha, Menolong Teman Migrasi ke LINUX

Akhirnya, 25 Desember 2012 atau tepat 6 hari ketika saya menulis artikel ini.Pada pagi hari ketika saya sampai di sekolah sekitar setengah tujuh pagi seorang teman dari kelas 9-A datang kepada saya, dia minta install ulang Windows Sepen, sekalian diinstallkan linux dengan desktop KDE yang udah ada efeknya macam-macam seperti milik saya, alias pakai dual-boot.😀 Tapi saya agak bingung waktu itu, soalnya distro linux yang saya gunakan itu sendiri sebenarnya adalah LinuxMint 13 “Maya” LTS Cinnamon, yang sudah saya ubah Desktop Enviromentnya jadi “kubuntu-desktop”. Saya coba ingat-ingat dulu sebelum meng-iyakan permintaanya, apakah saya punya file ISO installer Linux dengan Desktop Enviroment KDE?

 

Akhirnya saya putuskan untuk jelaskan pada dia tentang distro linux yang saya pakai, saya bilang juga kalau mau yang pengen ada efek macem-macem + tampilannya seperti milikku harus install paket kubuntu-desktop dulu. Yah, dia akhirnya bilang ke saya kalau dia mau lihat-lihat dulu. Ya sudah, akhirnya saya buka laptop saya buka pastisi hardisk di “Tama’s Data>LINUX ISO”, diantara file berformat ISO itu saya melihat satu file pembawa harapan yang hampir terlupakan oleh saya, yaitu “Netrunner 4.iso”. Saya baru ingat kalau saya punya installer Netrunner 4 Dryland, sebuah distro linux berbasis kubuntu 11.10 rilis sekitar 1 tahun yang lalu yang saya download ketika masih duduk di kelas 8. Distro dengan Desktop Enviroment KDE pertama saya, refleks saya pun langsung berdiri dan menghampiri teman saya yang tadi, saya pun langsung jelaskan padanya dan berikan pilihan, mau pakai versi yang lebih baru tapi efek menyusul, atau versi satu tahun lalu tapi sudah ada efek siap pakai. TENONET TONETTT!!!!! Akhirnya dia memutuskan, untuk lebih memilih efek yang telah siap pakai.

 

Oke, langsung saja saya beraksi, menyuruh dia menyiapkan sebuah flashdisk berkapasitas 4GB. Sudah ketemu flashdisknya, langsung saya beraksi. Buka Unetbootin, lalu membuat live boot-usb Netrunner 4 Dryland-nya. Namun berhubung hari Jum’at, aktu di sekolah sangat pendek dan laptop saya dipinjam oleh Pak Guru yang mengajar Agama untuk presentasi, akhirnya saya meminjamkannya, tak kuasa menolak perintaan tolong dari seorang Guru Agama saya.😀 Selain itu waktu pelajaran IPS saya tidak mampu mengalihkan perhatian antara materi pembelajaran. Alhasil hingga waktu pulang sekolah Netrunner 4 Dryland belum terinstall di laptop teman saya. Tapi siapa sangka! Dia akhirnya meminta saya untuk membawa pulang laptopnya, menginstallkan Netrunner 4 Dryland di rumah, dan supaya siap pakai esok harinya. Oke saya sanggupi dengan semangat, soalnya baru pertama kali say lihat seorang teman yang nampak bergitu semangat mencoba linux.😀

 

Oke, setelah pulang sekolah dan selesai solat Jum’at lansung saya buka dua laptop yang telah menanti saya di kamar. Yang satu milik saya sendiri untuk berbagai keperluan, yang satu milik teman saya yang menanti untuk diinstall Netrunner 4 Dryland. Saat mencoba menginstall Netrunner 4 Dryland di laptop teman saya pakai usb live boot, eh ladalah! Flashdisknya gak terdeksi, udah saya coba beberapa kali tetap gak terdeteksi. Sempat panik saya, tapi langsung ingat kalau dulu pernah punya DVD Netrunner yang saya bakar sendiri, langsung saya cari di rak buku. Alhamdulillah ketemu, saya coba deh install pakai DVD. ALhamdulillah lagi, proses instalasi berjalan lancar dan berhasil. Oke, selanjutnya setelah Netrunner 4 Dryland terinstall, waktunya di coba, saya ubah seting mengenai efek-efeknya, setelah itu saya cek sound systemnya, gak keluar suaranya! Akhirnya saya coba update dulu, mengingat laptop teman saya ini termasuk keluaran baru, pertengahan 2012 kemarin. Alhamdulillah, sukses semua.😀

 

Esok harinya saya kasih itu laptop ke dia. Lansung begitu dia coba, dimainin semua efeknya. Saya antara seneng, pengen ketawa, lucu, sweatdroped, dsb. Dia tanya ke saya, “Berapa nih?”. Waduh, saya gak pernah kerpikiran buat minta honor. Lansung saya bilang ke dia, “Ntar aja, kalau udah oke semua, sama terserah kamu aja.”. Akhirnya setelah saya diskusikan dengan dia, saya mendapat pulsa Rp 20.000,00.😀 Kebetulan pulsa saya habis, bokek pula. Kalau gak bokek ya saya tidak menarik biaya, karena emang saya gak suka begitu sama teman sendiri, udah sohib lagi. Namun apa daya, krisis ekonomi yang memaksa, hehee…. Udah termasuk murah kan, install ulang Windows 7 (Walau belum saya installin), sama install Netrunner 4 Dryland, les ilmu dasar linux, pelayanan tanya jawab apabila ada kesulitan, dan Extra Upgrade ke versi Netrunner 12.12 Dryland Third Edition yang ISO installer nya sedang saya download, secara gratis.😀 hehee… Baru beberapa hari mungkin Netrunner di laptopnya sudah akan saya update lagi.😀 Saking semangatnya saya karena ada teman yang mau mencoba linux, saya harap dia gak cepat putus asa dalam belajar apabila ada kesulitan dan tetap betah pakai linux.😀 Aamiin….

 

Oh iya, soal install ulang Windows Sepen belum saya lakukan, soalnya kebetulan waktu itu file installer Windows Sepen di laptop saya, saya cari gak ketemu. Entah saya lupa naruh di folder mana, atau memang sudah terhapus, yang pasti saya cari gak ketemu. Ini sedang saya usahakan untuk mencari installer yang baru.:mrgreen:.

 

Oke, sekian cerita saya kali ini dalam misi membantu teman saya dalam menginstall dan mempelajari linux. Terimakasih telah berkunjung dan membaca.:mrgreen:

8 comments

  1. arip · Januari 30, 2013

    Mengenal Linux pertama ketika SMA, gonta-ganti distro yg dvd-nya saya dapatkan dari majalah infolinux. Mint emang enak, user-friendly soalnya.
    Hari ini, berhubung ga terlalu idealis, cuma komputer dekstop yg dipasang linux, itupun dual boot. Paling sama hape android sekarang.

    • sfirsttama · Januari 30, 2013

      Wew, sekarang pake distro apa?😀 saya ptama kali kenal kelas 7, gara2 netbook win7 error minta di inul, kebetulan sepupu yg say mintai tlg n baru libur kuliah ga bawa installer windows, udah deh ditawarin linux, saya setuju2 aja, mulai coba, lgsung jatuh cinta.:mrgreen:

  2. tuxlin · Januari 30, 2013

    Kalo saya udah jarang nyoba2 distro kek dulu, cuma 1 pilihan, Linux Mint😀 itu pun tripleboot sama jendela n apel kroak:mrgreen:.

    • sfirsttama · Januari 30, 2013

      kalo saya dari dulu dah pengen nyoba apel kroak,😀. tapi berhubung ga punya internet yg memadai untuk download ISO nya, smpai skrg blum terealisasikan…😦

  3. Ilham · Februari 1, 2013

    wih keren. saya kurang ngerti ngoprek2 komputer. sempet nyoba dual boot sama ubuntu. tapi kasian laptop saya ngos2an.😛

    • sfirsttama · Februari 2, 2013

      lhoh? Kok bisa ngos-ngosan? pake ubuntu ap?

      • Ilham · Februari 2, 2013

        kurang tahu ubuntu apa. laptop saya emang dasarnya udah lambat.😛

      • sfirsttama · Februari 2, 2013

        oh wkwkwk,, lebih baik pake desktop lxde atau xfce yg enteng,, tpi ya tampilanya standar, kecuali anda pinter customizationnya.:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s