Itik Ini doyan Rambutan Lho! :D

Bebek Peliharaan :D

Itik Peliharaan😀 -Unnamed 1, -Unnamed 2

Hallo kawan! Mau share lagi nih, kali ini saya mau sharing mengenai dua ekor itikk peliharaan di rumah saya.😀 Sebut saja “Unnamed 1”, dan “Unnamed 2”.

Bebek ini sudah berada di rumah, tepatnya pekarangan rumah saya sekitar satu setengah tahun lalu. Awal kisah itik itu adalah pemberian dari om saya yang memiliki usaha penetasan telur itik. Ayah, Ibu, dan Keponakan saya yang belum genap berusia satu tahun pergi ke rumah om saya dan pulang membawa 4 ekor anak itik yang masih kecil-kecil, dan lagi unyu-unyunya.😀 Kata orang tua saya sih keponakan saya yang lihat anak-anak itik itu, dan kelihatannya menyukainya. Melihat hal tersebut om dan tante saya pun berinisiatif unutuk memberikan empat ekor anak itik unyu-unyu. 

Sampai di rumah ditaruhlah empat anak itik ditaruh di ember (soalnya masih kecil), waktu ditarus di ember bukannya mendapat ketenangan, empat anak itik itu malah mendapat teror dari keponakan saya, dipencet lah, dipakai mainan lah, di dorong-dorong, ditarik-tarik-tarik, dan aksi-aksi penyiksaan kejam lainnya pun dilakukan. Untuk mengamankan empat anak itik malang itu, mereka pun ditaruh di tempat yang lebih tinggi jauh dari jangkauan predator, dan keponakan saya yang bisa mengancam nyawa mereka kapan saja.😄 Setelah dirasa sudah cukup umur untuk  menghadapi alam yang kejam (lebay), merekapun dipindahkan ke pekarangan rumah saya dan areanya dibatasi oleh pagar-pagar bambu.

Beberapa bulan kemudian seekor itik sebut saja “Unnamed 3” hilang dan tidak ditemukan sampai sekarang, berita duka ini disusul beberapa bulan kemudian dengan kabar tewasnya “Unnamed 4”.😦 Namun, tahukah anda? Bahwa itik-itik tersebut telah menyumbangkan beberapa telur untuk keluarga saya konsumsi.😀 Hehee…

Tahukah anda bahwa kedua itik yang tersisa yaitu “Unnamed 1” dan “Unnamed 2” doyan dengan buah rambutan? Yup, benar mereka doyan, atau mungkin bisa dibilang menyukai rambutan. Terbukti ketika saya makan dan melempar bijinya ke arae mereka, dengan sigap langsung diserbu biji buah rambutan itu untuk dimakan sisa-sisa daging buah rambutan yang menempel di bijinya. Dan yang saya sayangkan adalah, setiap kali berebutan buah rambutan selalu “Unnamed 1” lah pemenangnya, ketika saya merasa kasihan dan memberi buah rambutan lagi  kepada “Unnamed 2” pun, hasilnya tetap saja “Unnamed 1” yang mendapatkannya. Dan “Unnamed 2” pun hanya bisa pasrah meratapi nasibnya.😀

Oke, sekian cerita saya kali ini, terimakasih.

6 comments

  1. nabils29 · Januari 27, 2013

    kasihan itik yg “unnamed 2”, ayo “unnamed 1”, bagi ke temennya.. *nab, nab..
    salam kenal ka, keep writing🙂

    • sfirsttama · Januari 27, 2013

      Hahaaa… iya begitulah nasib “unnamed 2”, ak tama, ga sah panggil pakai “ka”, masih smp klas 9 kok.😀 Salam kenal juga ya, thanks.🙂

      • nabils29 · Januari 27, 2013

        masih kelas 9 jg? kita sebaya🙂 keep writing, blogging, dan jg lupa belajar buat un.. un sebentar lagi🙂
        thanks🙂

      • sfirsttama · Januari 27, 2013

        Oh ternyata sebaya😀. iya, thanks a lot buat support n sarannya. . .😀

  2. arip · Januari 27, 2013

    Wah punya peliharaan itik juga nih. Emang kalau dikasih apa pun, itik mah nyosor aja. Dulu saya pernah ngasih cabe, dimakan juga.:mrgreen:

    • sfirsttama · Januari 27, 2013

      ya memang begitulah itik, selalu mensyukuri berkah yang didapatkan, perlu dicontoh.😀
      Jadinya kalu ada makanan sisa dikasih ke mereka bisa lebih bermanfaat, daripada dibuang sia-sia.. hehee…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s