Tentang Darah dan Donor Darah (Bagian 2, Donor Darah)

Okidoki, akhirnya artikel “Tentang Darah dan Donor Darah (Bagian 2, Donor Darah)” selesai juga. Sesuai janji saya, kali ini kita akan bahas mengenai Donor Darah secara mendetail. Oke, langsung saja kita bahas mengenai Donor Darah.

Donor Darah = Menyumbangkan darah untuk tujuan transfusi darah. Donor darah juga merupakan sebutan bagi orang menyumbangkan darah nya kepada orang lain.

Transfusi Darah = Proses pemindahan darah dari seseorang yang sehat dan memenuhi persyaratan ke orang yang membutuhkan.

Darah yang dipindahkan dapat berupa darah lengkap atau komponen darah.

  • Darah lengkap = Darah yang mengandung seluruh komponen darah.
  • Komponen darah terdiri dari plasma darah, sel darah merah, sel darah putih dan keping-keping darah.

Jenis donor darah ada dua yaitu :

  • Donor Darah Sukarela (DDS) = Seseorang yang menyumbangkan darahnya secara sukarela tanpa mengetahui untuk siapa
  •  Donor Darah Pengganti (DDP) = Seseorang yang diminta untuk menyumbangkan darahnya kepada seseorang dan dia tahu kepada siapa darah tersebut diberikan.
  •  Darah yang telah diambil harus mengalami pengujian untuk memastikan bebas dari penyakit menular seperti HIV/AIDS, Hepatitis, dan Sifilis. Setelah itu, darah disimpan untuk menunggu digunakan.

SYARAT-SYARAT PENDONOR DARAH

Persyaratan Donor Darah

Persyaratan Donor Darah

Bagi kamu yang ingin menjadi seorang pendonor, berikut ini adalah persyaratannya :

  • Laki-laki/wanita berusia 18-60 tahun
  •  Sehat jasmani dan rohani menurut pemeriksaan dokter.
  •  Berat badan minimal 45 kg.
  •  Kadar Hemoglobin minimal 12,5 g/dl.
  •  Tekanan darah sistolik 100 – 180 mm Hg dan Diastolik 50 – 100 mm Hg.
  •  Tidak menderita penyakit berisiko tinggi seperti HIV/AIDS, hepatitis, sifilis, jantung, hati, paru, ginjal, kencing manis, kejang, kanker atau penyakit kulit kronis.
  •  Bagi wanita yang sedang haid, hamil atau menyusui tidak diperkenankan mendonorkan darahnya.

 

Cara dan tahap untuk menjadi pendonor darah :

  • Calon donor datang ke UTD (Unit Transfusi Darah) PMI.
  • Calon donor mengisi formulir donor darah yang berisi identitas dan riwayat kesehatan.
  • Petugas memeriksa kesehatan calon donor sesuai syarat yang telah ditentukan.
  • Asisten Transfusi Darah (ATD) yang terampil dan berpengalaman akan mengambil darah calon donor sehingga pengambilan darah dapat berlangsung dengan cepat (±10 menit) dan aman.
  • Calon donor mendapatkan kartu tanda anggota donor darah. Kartu ini sebagai bukti bahwa pemilik telah mendonorkan darahnya.

Keuntungan menjadi seorang pendonor darah:

  •  Mendapat kepuasan batin karena darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan jiwa seseorang yang membutuhkan
  •  Kesehatan kita menjadi terpantau karena kondisi kesehatan kita akan diperiksa secarateratur.
  •  Membuat tubuh semakin sehat sebab dengan mendonorkan darah tubuh akan memproduksidarah yang baru.
  •  Dapat bergabung dalam organisasi PMI untuk menambah relasi/teman, dan berperan di kegiatan kemanusiaan lainnya.
  •  Meningkatnya jumlah DDS akan meningkatkan nilai-nilai kesetiakawanan dan kepedulian sosial

Bagaimana, tertarik menjadi donor darah? Silahkan saja, tidak perlu ragu. Saya sendiri berminta, tapi sayang umur belum cukup, hehee… :D

Ingatlah BERBAGI KEBAIKAN, SEBERAPA KECILPUN TIDAK PERNAH SIA-SIA. Terimakasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini, dan semoga bermanfaat. :D

3 comments on “Tentang Darah dan Donor Darah (Bagian 2, Donor Darah)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s